Phone :

0760-561627

E-Mail :

admin@bappedalitbang.kuansing.go.id

Bappenas Berikan Apresiasi Kepada Daerah Yang Memiliki Perencanaan Terbaik

Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)
mengapresiasi daerah dengan perencanaan dan pencapaian pembangunan terbaik melalui
pemberian Penghargaan Pembangunan Daerah.

"Penghargaan Pembangunan Daerah adalah bentuk apresiasi atas kerja keras daerah dalam
merencanakan dan mencapai target pembangunan. Saya berharap, penghargaan ini mampu
mendorong setiap daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota, untuk berlomba-lomba
menyiapkan dokumen RKPD secara lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat
dilaksanakan," kata Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam Pembukaan Musyawarah
Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) dalam rangka penyusunan Rencana
Kerja Pemerintah (RKP) 2019 di Jakarta, Senin.

Selain itu, lanjut Bambang, Penghargaan Pembangunan daerah juga berperan sebagai insentif
bagi pemerintah daerah untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih baik dan
bermutu.

Sejak 2011, Bappenas secara rutin memberikan Anugerah Pangripta Nusantara kepada
Pemerintah Daerah dengan perencanaan pembangunan terbaik. Namun, mulai 2018,
penghargaan tersebut berubah nama menjadi Penghargaan Pembangunan Daerah.

Penilaian penghargaan tersebut kini lebih komprehensif dengan tidak hanya mempertimbangkan
unsur perencanaan, namun juga pencapaian pembangunan daerah. Penghargaan Pembangunan
Daerah Tahun 2018 diberikan kepada tiga provinsi terbaik, tiga kabupaten terbaik dan tiga kota
terbaik.

Penjurian dilakukan melalui proses berjenjang dengan melibatkan berbagai pihak,
termasuk dari kalangan profesional, akademisi serta praktisi pembangunan.

Objek dan ruang lingkup penilaian mencakup dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah
(RKPD), proses penyusunan RKPD, pencapaian pelaksanaan dokumen RKPD dan inovasi yang
dikembangkan serta penilaian khusus terkait pelaksanaan pembangunan di daerah.

Kriteria dan indikator penilaian meliputi pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan produk
domestik regional bruto (PDRB) per kapita, tingkat pengangguran terbuka dan jumlah
penganggur, tingkat kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan indikator ketimpangan
rasio gini serta Indeks Ketimpangan Wilayah.

Penilaian juga mencermati tersedianya penjelasan strategi dan arah kebijakan RKPD 2018 terkait
visi dan misi daerah, strategi dan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Daerah (RPJMD), tersedianya penjelasan keterkaitan antara sasaran dan prioritas pembangunan
daerah RKPD 2018 dengan sasaran prioritas nasional RKP 2018, juga terwujudnya konsistensi
antara hasil evaluasi pelaksanaan RKPD 2017 dengan permasalahan/isu strategis, konsistensi
antara prioritas pembangunan daerah dengan permasalahan/isu strategis, konsistensi antara
prioritas pembangunan daerah dalam RKPD 2018 dengan program prioritas, dan konsistensi
antara prioritas pembangunan dalam RKPD 2018 dengan pagu anggaran.

Selain itu, penilaian juga berdasarkan pada tersedianya kerangka ekonomi daerah dan kerangka
yang dilengkapi dengan proyeksi dan arah kebijakan, dukungan program prioritas daerah RKPD
2018 terhadap arah kebijakan prioritas nasional RKP 2018, dukungan program prioritas daerah
RKPD 2018 terhadap arah kebijakan prioritas nasional RKP 2018, dukungan program prioritas
daerah RKPD 2018 terhadap arah kebijakan PN RKP 2018, serta tersedianya dukungan program
prioritas daerah terhadap arah kebijakan prioritas nasional politik, hukum, pertahanan dan
keamanan.

Kecakapan dalam melayani publik, mengawal keamanan dan ketertiban, mengelola keuangan,
serta menjaga tranparansi dan akuntabilitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan juga
menjadi indikator penilaian.

"Daerah harus mampu memaparkan ketersediaan dukungan program daerah terhadap
pengarusutamaan revolusi mental, gender, pembangunan berkelanjutan, perubahan iklim dan
pemerataan antarkelompok pendapatan, adanya kebijakan pembangunan daerah yang
menerapkan konsep tematik, holistik, integratif, dan spasial (THIS), tersedianya indikator kinerja
sasaran pembangunan daerah dan program prioritas, serta komitmen dalam melaksanakan
inovasi penyelesaian tantangan pembangunan spesifik daerah dan inovasi dalam rencana
pengelolaan pencapaian atau pelaksanaan rencana pembangunan tersebut," kata Bambang.

Peraih Penghargaan Pembangunan Daerah 2018
Kategori Pencapaian dan Perencanaan Terbaik Tingkat Provinsi:

1. Provinsi Jawa Timur
2. Provinsi Sumatera Selatan
3. Provinsi Bali

Kategori Pencapaian dan Perencanaan Terbaik Tingkat Kabupaten:

1. Kabupaten Tegal
2. Kabupaten Lombok Utara
3. Kabupaten Banyuwangi

Kategori Perencanaan dan Pencapaian Terbaik Tingkat Kota:

1. Kota Palu
2. Kota Palembang
3. Kota Surakarta

sumber berita : antara.com

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Email anda tidak akan dipublikasikan. Kolom isian yang wajib diisi ditandai *