Phone :

0760-561627

E-Mail :

admin@bappedalitbang.kuansing.go.id

Gaspol Turunkan Stunting, TPPS Kuansing Matangkan Langkah Strategis !

Teluk Kuantan - Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kuantan Singingi menggelar rapat teknis sebagai tindak lanjut dari kegiatan diseminasi praktik baik dan pembelajaran implementasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (SKPP) serta aksi konvergensi stunting yang sebelumnya dilaksanakan oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper melalui program Community Development di Hotel Grand Tjokro Pekanbaru.

Rapat ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat komitmen lintas sektor guna mempercepat penurunan angka stunting di daerah. Fokus utama pembahasan diarahkan pada adopsi praktik baik yang telah terbukti efektif, sekaligus memastikan implementasi aksi konvergensi berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata di lapangan.

 

Perkuat Sinergi dan Kualitas Intervensi

Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Bappedalitbang Kabupaten Kuantan Singingi, Hendra Roza, S.Si, berlangsung dalam suasana diskusi yang dinamis dan solutif. Dalam forum tersebut, TPPS menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antar perangkat daerah, peningkatan kualitas intervensi spesifik dan sensitif, serta pemanfaatan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat penurunan stunting secara signifikan dan berkelanjutan.

“Rapat teknis ini bukan sekadar tindak lanjut administratif, tetapi merupakan langkah konkret untuk memastikan setiap pembelajaran yang diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata,” ujar Hendra Roza.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak boleh berhenti pada tataran seremoni atau diskusi semata.

“Kita tidak boleh berhenti pada seremoni. Praktik baik yang sudah dipelajari harus diterjemahkan menjadi aksi nyata yang terukur. Kuncinya ada pada konsistensi, kolaborasi, dan keberanian untuk berinovasi,” tegasnya.

 

Pendekatan Berbasis Kinerja dan Data

Lebih lanjut, Hendra Roza menekankan bahwa pendekatan konvergensi stunting harus diperkuat melalui perencanaan berbasis data dan penganggaran yang tepat sasaran.

“Melalui penguatan performance-based planning dan pendekatan money follow program prioritas, kita pastikan setiap intervensi benar-benar menyentuh kelompok sasaran dan memberikan dampak signifikan terhadap penurunan stunting di Kuantan Singingi,” jelasnya.

Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas program, sekaligus memastikan setiap sumber daya yang dialokasikan memberikan hasil optimal bagi masyarakat.

 

Rumusan Hasil Rapat Teknis

Sebagai tindak lanjut konkret, rapat teknis TPPS merumuskan sejumlah poin penting yang akan menjadi acuan pelaksanaan program ke depan, antara lain:

  • Melaksanakan monitoring dan evaluasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) dengan turun langsung bersama TPPS ke desa atau kecamatan lokus stunting;
  • Menginisiasi studi praktik baik ke Kabupaten Siak atau Kabupaten Kepulauan Meranti terkait inovasi penanganan stunting;
  • Menentukan intervensi tahun berjalan 2026 berdasarkan analisis determinan masalah dan penetapan lokus prioritas;
  • Menyusun rencana kerja tahunan TPPS dengan mengacu pada SKPP;
  • Melaksanakan rapat koordinasi teknis bersama OPD terkait sebagai bagian dari penguatan dukungan program dan penandaan kegiatan tahun berjalan;
  • Menyampaikan rekomendasi hasil rapat teknis kepada Sekretaris Daerah selaku Ketua TPPS Kabupaten.

 

Optimisme Menuju Generasi Sehat dan Berdaya Saing

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi optimistis mampu mempercepat penurunan stunting secara berkelanjutan. Sinergi lintas sektor yang diperkuat melalui forum ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi di masa depan.

Rapat teknis ini sekaligus menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan gerakan bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Email anda tidak akan dipublikasikan. Kolom isian yang wajib diisi ditandai *